SketsaNusantara.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini melontarkan pernyataan terkait mundurnya Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe dari IKN.
Kedua orang itu sebelumnya menempati pucuk kepemimpinan Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai Kepala Otorita dan Wakil Kepala Otorita periode 2022-2027.
Mundurnya kedua orang itu sontak menumbukan berbagai spekulasi di publik, apalagi hanya dalam hitungan bulan IKN bakal debut sebagai lokasi penyelenggaraan upacara HUT Kemerdekaan RI ke-79.
Baca Juga: Sketsa Nusantara: Melestarikan Pluralisme dan Keragaman dalam Bingkai Kebangsaan
Terlebih lagi, proyek pembangunan IKN selama ini tak lepas dari sorotan publik, baik yang memuji hingga mengkritisi.
Saat ini, posisi Bambang ditempati oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono sebagai Plt Kepala Otorita IKN.
Sedangkan Dhony digantikan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BTN), Raja Juli Antoni.
Menurut keterangan Jokowi, mundurnya Bambang dan Dhony disebabkan oleh alasan pribadi.
"Karena alasannya alasan pribadi," kata Jokowi kepada awak media, Rabu 5 Juni 2024.
Ia juga tidak menyinggung hal lain terkait penyebab mundurnya 2 orang tersebut dari posisi strategis di IKN.
Jokowi juga menegaskan bahwa mundurnya kedua orang itu tidak akan berpengaruh pada kepercayaan investor.
Terbaru, Bambang telah ditunjuk menjadi utusan khusus untuk kerja sama internasional demi akselerasi pembangunan IKN.
Menurut Jokowi, pengalaman dan kemampuan Bambang selama ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk negara.