SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memantapkan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan, dengan membangun kemitraan strategis bersama pemerintah pusat.
Hal ini disampaikan pasca kunjungan kerja Bupati Jember, Gus Fawait, ke Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) di Jakarta pada Jumat 22 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Jember memaparkan jajaran program unggulan daerah yang sudah berjalan dengan sokongan data komprehensif dan sistem terpadu.
Gus Fawait menegaskan bahwa kedatangannya bertujuan menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Kedatangan kami bukan sekadar membawa daftar permintaan, melainkan menyajikan capaian kerja riil, tata kelola data, serta infrastruktur sistem yang telah kami bangun di daerah. Ini dilakukan agar peluang integrasi dengan program pusat dapat digarap maksimal,” ungkap Gus Fawait.
Bunga Desaku berfungsi mendekatkan pelayanan publik ke tingkat tapak, wadah penyerapan aspirasi, hingga sarana pemantauan inflasi daerah.
Homecare intervensi medis langsung menyasar kediaman warga miskin dan kelompok rentan yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.
Atas paparan berbasis data presisi tersebut, Kemendes PDT memberikan apresiasi tinggi dan menilai pola kerja Pemkab Jember layak dijadikan percontohan nasional bagi daerah lain.
Dukungan serupa mengalir dari Kementerian PKP. Hubungan kerja sama yang sebelumnya terjalin dalam agenda perbaikan hunian masyarakat berlanjut pada pemenuhan target program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Pemkab Jember dinilai sigap menuntaskan seluruh tahapan administratif dan teknis bedah rumah sesuai tenggat waktu yang ditentukan pusat.
Gus Fawait menambahkan, efektivitas kolaborasi ini ditopang oleh pemanfaatan aplikasi digital mandiri untuk pendataan warga penerima manfaat. Sistem ini mempermudah koordinasi lintas pemangku kepentingan sehingga bantuan tepat sasaran dan berdaya guna.