Sinergi antarlini ini bermuara pada satu target utama adalah menghapus kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2026 serta menekan angka kemiskinan nasional ke level 4,5–5 persen pada 2029.
Menurut Gus Fawait, persoalan kemiskinan merupakan masalah multidimensi yang membutuhkan penanganan terintegrasi, mulai dari pemenuhan rumah layak huni, jaminan kesehatan, pemberdayaan ekonomi desa, hingga kemudahan akses dokumen kependudukan.
“Pemkab Jember siap bergerak selaras dan tegak lurus dengan arah kebijakan Presiden Prabowo. Melalui dukungan program dari kementerian, daya dorong APBD kita akan makin kuat dalam memutus rantai kemiskinan hingga ke pelosok desa,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Bupati Jember Gus Fawait Ungkap Efek Domino Program Home Care: Jangkau Warga Miskin Hingga Perbaiki Rumah Tak Layak Huni
Jember Siap Jadi Percontohan Nasional, Bupati Gus Fawait Pastikan Layanan Adminduk 'Peta Cinta' Gratis dan Cepat
Jamin Kesehatan Warganya, Bupati Jember Gus Fawait Kunjungi Lansia Sebatang Kara di Sumberbaru
Poin Krusial Pidato Presiden Prabowo, Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Pelayanan Dasar Masyarakat Terpenuhi
Segera Bangun 3 Kampung Nelayan Merah Putih di Pesisir Pantai Selatan, Bupati Jember Gus Fawait: Ini Dampak Nyata Bagi Kesejahteraan Masyarakat
Terima Proyek Rp3 Triliun untuk Bangun JLS di Jember, Gus Fawait Sebut Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Bakal Naik
Bupati Gus Fawait Targetkan 25 Ribu Peserta dan Ledakan Ekonomi UMKM Jember di Event Tajemtra 2026
Refleksikan Kemerdekaan RI ke 81, Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Pelayanan Dasar Masyarakat Terpenuhi
PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu 2027, Bupati Jember Gus Fawait Beri Apresiasi: Nasib Ribuan Pegawai Temui Titik Terang
DPRD Sepakati KUA-PPAS Perubahan APBD 2026, Bupati Jember Gus Fawait Langsung Sasar Persoalan Pelayanan Dasar Masyarakat