Dalam aksi ini, mahasiswa kembali menyuarakan keluhan rakyat, sekaligus mempertanyakan kemerdekaan yang belum sepenuhnya dirasakan masyarakat saat ini.
Mahasiswa menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai belum mewujudkan Kemerdekaan yang selama ini diperjuangkan para pendiri bangsa.
Dalam aksi ini, mereka membawa 8 tuntutan, mendesak pemerintah untuk memberantas korupsi, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
Mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi total terkait Proyek Strategis Nasional (PSN), menghentikan program MBG dan KDMP dengan memprioritaskan anggaran negara demi kesejahteraan rakyat.
Polda Metro Jaya telah menyiapkan ribuan personel gabungan untuk memberikan pengamanan terhadap 47 kegiatan termasuk penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa kali ini.
"Kami mengapresiasi rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan pemberitahuan kegiatan, dan kehadiran tim gabungan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman agar aspirasi dapat tersampaikan dengan baik," ujar Budi.
Dengan tertangkapnya sejumlah orang yang diduga penyusup, Budi berharap agar aksi demo mahasiswa ini bisa berjalan tertib.
Pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan agar lalu lintas berjalan lancar selama aksi demo mahasiswa selesai.
"Di sekitar lokasi kegiatan, masih banyak masyarakat yang menjalankan aktivitas rutin, karena itu kami berharap penyampauan aspirasi bisa berjalan tertib dengan memperhatikan hak masyarakat lainnya," kata Budi.
"Rekayasa lalin diberlakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan. Kami menghimbau masyarakat yang beraktivitas di Bundaran HI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Monas dan sekitarnya agar memperhatikan informasi terkini serta mengikuti arahan petugas di lapangan," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini