news

Bupati Jember Gus Fawait Ungkap Efek Domino Program Home Care: Jangkau Warga Miskin Hingga Perbaiki Rumah Tak Layak Huni

Selasa, 4 Agustus 2026 | 14:42 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat di acara Bunga Desaku. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendekatkan layanan dasar kepada masyarakat.

Melalui program layanan kesehatan home care dilaporkan telah berjalan efektif selama sepekan terakhir dan memberikan dampak signifikan bagi warga kurang mampu.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran program tersebut di pekan pertamanya. Menurutnya, inovasi ini dirancang khusus untuk memotong birokrasi dan hambatan jarak bagi warga prasejahtera yang menderita sakit menahun.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Bantah APBD 2027 Defisit karena Kekurangan Dana, Pinjaman Rp786 Miliar untuk Percepatan Pembangunan

"Kita bisa ada sedikit kepuasan ya bahwa warga yang tidak mampu hari ini tidak usah jauh-jauh ketika dia punya sakit berkepanjangan, dia tidak perlu datang ke puskesmas. Mengeluarkan biaya dan lain sebagainya karena nantinya bisa didatangi oleh tim home care ke rumah masing-masing," ujar Gus Fawait saat memberikan keterangan pers, dikutip Selasa 4 Agustus 2026.

Efek Domino: Temukan Kasus Kemiskinan Ekstrem hingga Perbaikan Rumah

Lebih lanjut, Gus Fawait menjelaskan bahwa cakupan program ini ternyata tidak hanya berkutat pada sektor kesehatan semata.

Melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga (door-to-door), jajaran Pemkab Jember dapat memotret kondisi riil kemiskinan di lapangan secara lebih akurat.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Pantau Langsung Pelayanan Homecare di Rowotamtu Rambipuji

Ia menceritakan pengalaman peninjauan di lapangan bersama tim beberapa waktu lalu. Dalam agenda tersebut, pihaknya menemukan sebuah keluarga lansia sebatang kara yang tidak hanya menderita sakit, tetapi juga tinggal di hunian dengan kondisi rusak parah.

"Ini potret yang kita temui secara langsung, bahwa masih banyak kemiskinan yang terjadi. Maka kita lihat kondisi rumahnya ternyata sudah tidak layak," imbuhnya.

Merespons temuan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan intervensi terpadu. Rumah warga lansia tersebut langsung masuk daftar prioritas perbaikan, sementara jajaran perangkat daerah di tingkat lokal diinstruksikan untuk melakukan pemantauan secara berkala.

Baca Juga: Bupati Gus Fawait Sebut Geliat Jember Fashion Carnaval Jadi Mesin Ekonomi dan Tekan Angka Kemiskinan

"Kita kemarin lihat ada sebuah keluarga, dua orang lansia tunggal, mereka sakit kita periksa, rumahnya ternyata rusak berat. Akhirnya kita perbaiki dan kita sambungkan dengan jajaran kecamatan dan desa untuk dipantau terus," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini