SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember tengah berencana mengajukan pinjaman dana ke pemerintah pusat, melalui PT Sarana Multi Infrastuktur (SMI) sebesar Rp786,57 miliar.
Langkah ini disampaikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melalui rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027, yang diajukan ke DPRD Jember.
Dari hasil pembahasan awal Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember bersama TAPD, terdapat banyak argumentasi terkait keputusan tersebut yang hingga kini masih dicari titik temunya.
Baca Juga: Evaluasi LPP APBD 2025, DPRD Jember Minta Pemkab Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi Gubernur dan BPK
Namun, Anggota Banggar DPRD Jember yang sekaligus Anggota Fraksi Gerindra, Ardi Pujo Prabowo mengatakan dinamika dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) merupakan hal yang lazim karena setiap kebijakan harus dipastikan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami di Badan Anggaran ingin APBD ini betul-betul pro-rakyat. Tentu, jika pinjaman ini banyak mudaratnya, kami tidak akan setuju. Tapi kami melihat wacana peminjaman ini diperuntukkan bagi hal-hal yang membawa manfaat besar bagi kemaslahatan masyarakat," ujar Ardi saat dikonfirmasi, Sabtu 1 Agustus 2026.
Dalam rancangan APBD 2027, pendapatan daerah diproyeksikan sekitar Rp4,5 triliun, sedangkan kebutuhan belanja mencapai Rp5,5 triliun.
Kemudian masih ada selisih sekitar Rp986 miliar yang nantinya akan ditutupi dari, proyeksi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp200 miliar dan pinjaman dari pemerintah pusat sebesar Rp786,57 miliar.
Menurut Ardi, keterbatasan kemampuan fiskal membuat Jember sulit melakukan percepatan pembangunan apabila hanya mengandalkan pendapatan rutin daerah.
Karena itu, rencana pinjaman diarahkan untuk mendanai sektor-sektor yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan, salah satu prioritas penggunaan dana pinjaman adalah memperbaiki infrastruktur.
“Saat ini, terdapat sekitar 527 kilometer ruas jalan di Kabupaten Jember yang mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat,” imbuhnya.