news

Ulta Levenia Nababan Lulusan Mana? Tenaga Ahli KSP Ramai Disorot Usai Bela Program MBG di Podcast Denny Sumargo, Ternyata Punya Pendidikan Mentereng

Senin, 6 Juli 2026 | 14:30 WIB
Potret Ulta Levenia Nababan, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden yang ramai disorot gegara mati-matian bela MBG tanpa menjawab kritik masyarakat (YouTube Curhat Bang Denny Sumargo)

SketsaNusantara.id – Nama Ulta Levenia Nababan belakangan menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah tampil sebagai narasumber dalam podcast Denny Sumargo.

Kemunculannya menarik perhatian publik karena memberikan penjelasan mengenai sejumlah program pemerintah, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Kedua program tersebut belakangan ini memang mendapat sorotan tajam publik, terlebih setelah Kejaksaan mengungkap kasus korupsi tata kelola MBG dan calon manager Kopdes yang meninggal saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).

Baca Juga: Kritik Pedas Tiyo Ardianto Soroti Mahasiswa Bayaran saat Demo, Singgung Dugaan Keterlibatan Penguasa Dukung Program MBG hingga Pemerintahan Kolonial

Cuplikan perbincangannya kemudian viral dan memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian pengguna media sosial menilai Ulta lebih banyak membela kebijakan pemerintah, tanpa cukup menjawab kritik yang selama ini disampaikan masyarakat.

Perdebatan tersebut membuat sosoknya ramai dicari, termasuk latar belakang pendidikan dan rekam jejak profesionalnya. Lantas, siapakah sebenarnya Ulta Levenia Nababan?

Dilansir SketsaNusantara.id dari berbagai sumber, diketahui Ulta Levenia Nababan merupakan Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP) yang dikenal memiliki fokus kajian pada isu konflik global, kontra-terorisme, insurgensi, serta keamanan internasional.

Perempuan kelahiran 1995 asal Bukittinggi, Sumatera Barat, ini menempuh pendidikan sarjana di Program Studi Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, Universitas Indonesia (UI).

Setelah menyelesaikan pendidikan di Indonesia, Ulta melanjutkan studi magister di University of Leeds, Inggris, dan meraih gelar Master of Arts (M.A).

Baca Juga: Profil Said Iqbal, Presiden Partai Buruh yang Bakal Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden: Pendidikan, Prestasi hingga Rekam Jejak

Selama menempuh pendidikan hingga berkarier sebagai peneliti, ia banyak mendalami isu-isu terkait keamanan internasional, radikalisme, serta dinamika konflik global.

Dalam perjalanan kariernya, Ulta juga pernah melakukan penelitian lapangan di sejumlah wilayah yang memiliki riwayat konflik, seperti Aceh, Papua, Afghanistan, dan Filipina. Pengalamannya tersebut memperkuat kapasitasnya dalam membaca dinamika konflik dan keamanan global.

Selain aktif sebagai peneliti, Ulta kerap membagikan analisis mengenai radikalisme, jaringan terorisme, hingga dampak krisis global terhadap stabilitas keamanan melalui berbagai forum diskusi maupun media sosial.

Saat ini, ia menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden dengan tugas memberikan masukan dan analisis terhadap berbagai isu strategis nasional maupun internasional.

Halaman:

Tags

Terkini