SketsaNusantara.id - Setiap tanggal 14 Juni, masyarakat dunia memperingati Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day.
Peringatan ini kerap menjadi momentum untuk mengapresiasi para pendonor darah yang sukarela mendonorkan darahnya.
Selain itu, peringatah Hari Donor Darah Sedunia ini juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketersediaan darah.
Ada alasan khusus mengapa Hari Donor Darah Sedunia diperingati setiap tanggal 14 Juni.
pemilihan tanggal tersebut rupanya berkaitan dengan sosok ilmuwan asal Austria yang menemukan sistemgolongan darah ABO, Karl Landsteiner
Profil Karl Landsteiner?
Karl Landsteiner lahir di Wina, Austria, pada 14 Juni 1868. Tanggal lahirnya itu yang kemudian dipilih sebagai peringatan Hari Donor Darah Sedunia.
Berdasarkan biografi resmi yang dimuat oleh Nobel Prize, ia menempuh pendidikan kedokteran di University of Vienna dan memperoleh gelar doktor pada 1891.
Setelah lulus, Landsteiner memperdalam ilmu kimia dan kedokteran melalui berbagai penelitian di Eropa.
Sebelum penemuannya, proses transfusi darah sering kali berujung kegagalan bahkan kematian.
Penyebabnya, karena saat itu dokter belum memahami bahwa darah manusia memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga banyak pasien mengalami reaksi berbahaya akibat menerima darah yang tidak cocok.
Hingga akhirnya pada 1901, Landsteiner menemukan fakta bahwa darah manusia dapat dikelompokkan menjadi tiga tipe utama yang kemudian dikenal sebagai A, B dan O.