“Qurban adalah bentuk sedekah dan pengorbanan. Karena itu Idul Adha disebut hari raya besar yang sarat dengan nilai kesalehan sosial,” katanya.
Dalam khutbahnya, Rektor UNDAR juga menyampaikan tiga pesan moral penting Idul Adha bagi kehidupan masyarakat modern saat ini.
Pertama, manusia harus belajar menghilangkan ego sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS saat menjalankan perintah Allah tanpa mendahulukan kepentingan pribadi.
Kedua, Idul Adha mengajarkan agar manusia tidak sombong. Menurutnya, akal dan ilmu yang dimiliki seharusnya digunakan untuk melahirkan kemaslahatan dan kebaikan, bukan justru menumbuhkan kesombongan diri.
Ketiga, ia menegaskan bahwa dalam ajaran agama terdapat perintah-perintah ilahiah yang harus dijalankan dengan penuh kepatuhan dan keikhlasan. Dalam konteks sosial, sedekah dan qurban menjadi salah satu bentuk ibadah tertinggi karena menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.
Khotbah Idul Adha tersebut mendapat perhatian jamaah karena tidak hanya menyampaikan pesan spiritual, tetapi juga mengaitkan nilai-nilai pengorbanan dengan kehidupan sosial masyarakat saat ini. Melalui momentum Idul Adha, jamaah diajak untuk membangun kepedulian sosial, mengurangi egoisme, dan memperkuat solidaritas kemanusiaan di tengah kehidupan modern.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini