SketsaNusantara.id - Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat selama dua bulan ke depan. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi menghadapi situasi global yang masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik geopolitik internasional yang belum mereda.
Kebijakan itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 21 Mei 2026.
Menurut Airlangga, pemerintah saat ini terus mengevaluasi berbagai kebijakan ekonomi nasional guna menjaga stabilitas fiskal dan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah situasi perang global yang masih berlangsung.
Baca Juga: Berlakukan WFH Tiap Jumat, Pemkab Jombang Pangkas Perjalanan Dinas Hingga 50 Persen
“Tadi dibahas berbagai kebijakan yang akan diambil, termasuk kebijakan paket terkait dengan ekonomi ke depan dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir. Maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” kata Airlangga.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kebijakan WFH ASN bukan sekadar pengaturan pola kerja biasa, melainkan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga efisiensi belanja negara di tengah tekanan ekonomi dunia.
Sebelumnya, kebijakan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat telah diterapkan sebagai langkah efisiensi fiskal. Pemerintah menilai pola kerja fleksibel mampu menekan pengeluaran operasional birokrasi, termasuk penggunaan listrik, kebutuhan logistik kantor, hingga konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Langkah penghematan itu dianggap penting mengingat kondisi ekonomi global masih dibayangi ketidakpastian akibat konflik internasional dan fluktuasi harga energi dunia.
Selain bertujuan menghemat anggaran negara, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi mobilitas kendaraan di perkotaan sehingga konsumsi BBM nasional bisa ditekan.
Meski ada kekhawatiran soal potensi penurunan produktivitas aparatur negara, pemerintah memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal melalui sistem kerja digital dan pengawasan berbasis kinerja.
Baca Juga: Pemerintah Buka Opsi WFH Swasta Seminggu Sekali, Hari Bebas Ditentukan Perusahaan
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya menilai penerapan WFH ASN setiap Jumat tidak memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kondisi ekonomi nasional. Bahkan menurutnya, kebijakan tersebut justru memiliki potensi positif dalam menjaga efisiensi anggaran pemerintah.
Purbaya menyebut aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan produktif meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah. Ia menilai transformasi sistem kerja modern sudah memungkinkan pelayanan dan aktivitas pemerintahan dilakukan secara lebih fleksibel.