Tak hanya menerima teori, siswa juga diajak mengikuti simulasi pertolongan pertama bersama guru dan Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Jember.
Mereka diperkenalkan berbagai perlengkapan dalam kotak P3K beserta fungsi masing-masing alat.
Usai mendapatkan penjelasan, para siswa langsung mempraktikkan cara menangani korban luka ringan sebagai bagian dari pelatihan first aid dasar.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif karena siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi.
Baca Juga: Donor Darah di FTP UNEJ Sukses Besar, Dosen hingga Mahasiswa Turun Langsung Bantu Stok PMI Jember
Guru kelas 4 SD Labschool FKIP Universitas Jember, Adelia Iftitah menyebut kegiatan luar kelas seperti ini efektif untuk membangun karakter anak sekaligus meningkatkan kepedulian sosial mereka terhadap lingkungan sekitar.
Sementara itu, mahasiswa Program Studi PGSD FKIP UNEJ yang tengah menjalani asistensi mengajar, Fariha mengatakan kolaborasi sekolah dan PMI membantu siswa memahami materi kesiapsiagaan dan kesehatan secara lebih nyata dibanding hanya membaca teori di buku.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang peduli, tanggap, dan memiliki jiwa kepemimpinan sejak dini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!