SketsaNusantara.id - Media sosial dikejutkan dengan video aksi cat calling yang terjadi di salah satu transportasi umum.
Kabar ini mencuat usai video rekaman aksi pelecehan secara verbal tersebut beredar di media sosial.
Video yang diunggah oleh akun Instagram @maudyphoenix itu diunggah ulang oleh akun X @neVerAl0nely__ pada Minggu, 17 Mei 2026.
Berdasarkan cuitan tersebut, tindakan pelecehan verbal itu terjadi di dalam Kereta Api (KA) lokal rute Garut-Purwakarta.
Aksi ini diduga dilakukan oleh segerombolan pria yang mengenakan sarung dan peci.
Pemilik akun dan beberapa saksi mengaku mendengar gerombolan pria tersebut melakukan cat calling saat mereka berdiri di dekat toilet kereta.
“Saya dan beberapa saksi mendengar segerombolan tersebut selalu berkata ‘ada yang ke toilet gak, tapi perawan aja’,” tulis akun tersebut.
Aksi ini terus berlanjut hingga salah satu penumpang perempuan hendak ke toilet.
“Tau mereka bilang apa? Teh pipisnya disiram gak? Teh kalau pipis jangan ditutup pintunya, teh pipisnya mau ditemenin ga,” tulis akun itu lagi.
Melihat kejadian tersebut, dua penumpang segera melaporkan aksi cat calling itu kepada petugas.
Artikel Terkait
Viral! Kepsek SMK di Pamulang Tansel Diduga Child Grooming ke Siswi, Sekolah dan Yayasan Lakukan Investigasi Internal
Terbukti Bersalah, Majelis Kehormatan DPP Partaj Gerindra Beri Sanksi Tegas ke Anggota DPRD Jember yang Main Game
Diangkat Jadi Duta BPJS, Raffi Ahmad Klarifikasi Usai Dicibir soal Penggunaan Asuransi Kesehatan: Pengguna Aktif BPJS 2022, tapi...
SMAN 1 Sambas Tolak Final Ulang LCC 4 Pilar 2026, Pernyataan Sikap 8 Poin Tuai Sorotan Warganet
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Uang Pengganti, Berapa Jumlah Total Uang Denda yang Harus Dibayarkan?
Viral Dugaan Predator Anak di Jakarta, Pemerintah Jepang Tegaskan Pelaku Bisa Diadili di Dua Negara
Peringati Hari Palang Merah Internasional, PMR SMPN 1 Rambipuji Bagi Sembako kepada Tukang Becak hingga Lansia
Video Lama B.J Habibie Kembali Viral Usai Rupiah Anjlok hingga Rp17.500, Netizen: Beliau Tahu Ada Problem