SketsaNusantara.id - Raffi Ahmad belum lama ini menjadi sorotan publik usai resmi dikukuhkan sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan. Namun, penunjukan tersebut sempat menuai pro dan kontra di media sosial.
Banyak warganet mempertanyakan keputusan BPJS Kesehatan memilih Raffi Ahmad sebagai duta, mengingat suami Nagita Slavina itu dikenal sebagai salah satu artis terkaya di Indonesia dan identik dengan fasilitas kesehatan kelas atas.
Tak sedikit pula yang menduga Raffi tidak menggunakan layanan BPJS Kesehatan karena memiliki asuransi kesehatan pribadi.
"Sekelas Raffi Ahmad, Sultan Andara yang kekayaannya fantastis kayaknya jarang pakai BPJS dan sering lihat pakai fasilitas VIP kalo ada keluarga yang dirawat di rumah sakit," tulis salah satu netizen di Instagram.
Di tengah ramainya kritik tersebut, Raffi Ahmad akhirnya buka suara mengenai hal ini. Dalam unggahan di Instagramnya baru-baru ini, Raffi menyatakan bahwa dirinya menggunakan BPJS dan telah menjadi peserta aktif sejak tahun 2022.
"Selama ini saya jadi duta dipertanyakan, katanya 'Raffi Ahmad pakai BPJS nggak sih?'. Bisa dicek, saya dan Nagita Slavina sudah terdaftar mulai tahun 2022," ujarnya, dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @raffinagita1717 pada hari Jumat, 15 Mei 2026.
Tak hanya dirinya dan sang istri, Raffi juga mengungkap bahwa seluruh karyawan di lingkungan bisnis RANS turut didaftarkan dalam program BPJS Kesehatan.
Meski ia mengaku tak sering menggunakan fasilitas publik, Raffi menegaskan bahwa dirinya rutin membayar iuran BPJS sebagai bentuk gotong royong membantu sesama.
"Alhamdulillah meskipun saya jarang pakai (BPJS) tapi saya anggap itu sebagai bentuk gotong royong. Semua karyawan saya di RANS, kantornya Nagita juga semuanya sudah terdaftar BPJS," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Raffi menjelaskan bahwa perannya sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan bukan sekadar simbolis.
Bukan tanpa alasan, Ayah 3 anak itu ingin membantu menyosialisasikan berbagai program dan kebijakan BPJS kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan pekerja produktif.
"Saya jadi duta itu supaya bisa sosialisasikan ke masyarakat terkait kebijakan-kebijakan dan program-program dari BPJS,” tuturnya.