Target Good Clean Corporate
Gogot menegaskan, dalam menjalankan roda PDP Kahyangan nantinya akan membawa semangat Good Clean Corporate agar perusahaan menjadi sehat, bersih dan memilki daya saing tinggi.
Baca Juga: Kebut Proyek Street Food di Jalan Kartini, Pemkab Jember Tetap Kedepankan Toleransi
Sehingga perusahaan menjadi lebih transparan, akuntabel, bertanggung jawab, indepensi serta berkeadilan.
“Kami berkomitmen dalam pengelolaan PDP Kahyangan ini anti korupsi,” tegasnya.
Di sisi lain, Ia menyampaikan jika keberadaan PDP Kahyangan ini memiliki dampak yang luas dalam penyangga ekonomi masyarakat di perkebunan khususnya.
Diversifikasi Usaha dan Pengembangan Wisata
Aktivis PMII juga mengungkapkan, kalau saat ini ada perubahan Peraturan Daerah (Perda) terkait BUMD, hal ini ditangkap sebagai peluang baru dalam pengembangan usaha.
“Kami memantau perkembangannya, maka akan dilakukan komunikasi intens dengan berbagai pihak termasuk Bupati Jember dan DPRD Jember untuk membuka ruang pengembangan usaha,” sambungnya.
Langkah ini sebagai bentuk dalam pengembangan PDP Kahyangan, karena menurutnya perusahaan daerah ini tidak hanya bergerak pada sektor perkebunan kopi dan karet saja.
Melainkan, bisa merambah pada sektor usaha lain. Maka dari itu diversifikasi usaha dinilai menjadi langkah konkret dalam pengembangan PDP Kahyangan.
“Misalnya kita memiliki wisata Boma, Rimba Camp di Kawasan Gunung Pasang, Kampung Belgia di Sumber Wadung yang ini bisa dikembangkan secara maksimal,” ucapnya.
Baca Juga: Genjot PAD 2026 dari Retribusi PKL, Pemkab Jember: Masih Opsi dan Perlu Kajian Matang
Selain itu, pengembangan sektor wisata seperti Air Terjun Tancak ini juga akan dikerjasamakan dengan pihak Perhutani.