Dalam salah satu tangkapan layar LinkedIn yang turut dibagikan, Shilva S disebut pernah bekerja di sejumlah perusahaan besar, termasuk sektor perbankan dan kelistrikan nasional.
Ia juga disebut merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.
Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak pria yang diduga terlibat dalam kasus tersebut maupun institusi tempatnya bekerja.
Sementara itu, nama Shilva S semakin ramai dibicarakan setelah muncul video klarifikasi yang diunggah melalui media sosial. Dalam video tersebut, ia menyampaikan bahwa dirinya sudah tidak lagi bekerja di PLN.
Meski demikian, klarifikasi tersebut belum menghentikan perbincangan publik yang terus berkembang di media sosial.
Kasus viral ini kembali memperlihatkan bagaimana persoalan pribadi dapat dengan cepat menjadi konsumsi publik di era digital, terutama ketika disertai bukti visual dan unggahan emosional di media sosial.
Sejumlah pengguna internet juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam menyebarkan informasi pribadi, termasuk menghindari penyebaran data yang dapat merugikan pihak tertentu sebelum ada kepastian fakta.
Hingga kini, dugaan perselingkuhan tersebut masih menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform media sosial.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!