news

Teka-Teki Meninggalnya Kades Buncitan Sidoarjo Terungkap, Korban Diduga Nekat Akhiri Hidup Akibat Terlilit Utang Ratusan Juta

Selasa, 5 Mei 2026 | 16:30 WIB
Ilustrasi Kades Buncitan yang ditemukan meninggal dunia gantung diri di Balai Desa, polisi ungkap hasil autopsi dan motif korban nekat akhiri hidup karena terlilit hutang (polri.go.id)

Berdasarkan informasi yang beredar, Mujiono diketahui memiliki tunggakan jual beli tanah senilai sekitar Rp270 juta yang akan jatuh tempo pada 26 Mei 2026, serta pinjaman kepada salah satu Ketua RW setempat kurang lebih sebesar Rp100 juta.

Hasil autopsi yang dilakukan tim medis juga merujuk pada tindakan bunuh diri. Ditemukan luka lebam kemerahan pada bagian belakang leher serta alur jeratan sepanjang kurang lebih 40 cm yang mengarah ke atas.

Tak hanya itu, terdapat pelebaran pembuluh darah pada organ dalam serta patah tulang pada saluran pernapasan sisi kiri. Temuan ini konsisten dengan kasus kematian akibat jeratan pada leher.

Baca Juga: Tragis, Mahasiswa Unnes Ditemukan Tewas Gantung Diri dalam Kamar Kos di Semarang, Tinggalkan Surat Wasiat yang Isinya Bikin Nyesek

Menjawab kejanggalan yang sempat dipertanyakan publik, seperti posisi korban yang duduk dan lidah yang tidak menjulur, pihak kepolisian memberikan penjelasan medis.

"Ikatan berada di atas tenggorokan, sehingga tidak menyebabkan lidah menjulur. Dari hasil visum et repertum dan autopsi juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tegas Siko.

Dengan rangkaian temuan tersebut, polisi memastikan bahwa tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus ini. Meski demikian, publik merasa janggal karena kondisi korban yang dianggap tidak lazim.

Perangkat Desa Buncitan sendiri menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Kades Mujiono.

Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan foto atau video dan membuat spekulasi yang tak berdasar terkait musibah ini untuk menjaga perasaan keluarga yang ditinggalkan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini