news

5 Fakta Kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL di Bekasi: Berawal dari Taksi Mogok hingga Terjadi Tabrakan Beruntun Antar Kereta, Puluhan Orang Terluka

Selasa, 28 April 2026 | 07:30 WIB
Potret kondisi pasca terjadi kecelakaan beruntun antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur (Instagram/pandawaragroup)

KRL yang terdampak akhirnya berhenti atau mengalami perlambatan di jalur. Di sisi lain, muncul dugaan adanya gangguan komunikasi atau sistem persinyalan, sehingga KA Argo Bromo Anggrek tetap melaju tanpa mengetahui kondisi di depannya.

Hingga kini, penyebab kecelakaan masih terus diselidiki, karena diduga ada potensi miskomunikasi yang menjadi pemicu utama terjadinya tabrakan beruntun antar kereta.

3. Gerbong Wanita Ringsek Parah

Dampak paling fatal terjadi pada gerbong paling belakang KRL yang merupakan gerbong khusus wanita. Bagian ini hancur akibat dihantam langsung oleh lokomotif KA Argo Bromo Anggrek.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat badan gerbong ringsek parah dan terkelupas ke luar karena kepala lokomotif menembus hingga hampir setengah badan gerbong.

Baca Juga: Kronologi Detik-Detik Kecelakaan Kereta Api VS Truk Pengangkut Pupuk di Kawasan Kediri Jawa Timur, Ini Penyebab Insiden yang Tewaskan 1 Orang

Akibatnya, puluhan penumpang terjepit dalam kereta. Proses evakuasi berlangsung dramatis, banyak orang panik berusaha membantu para penumpang keluar dari gerbong, sementara para petugas harus berupaya keras mengevakuasi korban dari dalam badan kereta yang ringsek.

4. Puluhan Penumpang Terluka dan 7 Orang Meninggal Dunia 

Data terbaru menyebutkan sebanyak 81 orang mengalami luka-luka, sementara 7 penumpang dikabarkan meninggal dunia dalam kejadian ini.

Para korban luka langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit di antaranya, RSUD Kota Bekasi dan RS Mitra Keluarga Bekasi Timur untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Kecelakaan KA Gajayana 35 dengan Truk di Perlintasan Kebumen, Jalur Kereta Sempat Ditutup Sementara

Sementara itu, korban meninggal dunia masih dalam proses identifikasi lebih lanjut setelah dibawa ke rumah sakit terdekat.

5. KAI Investigasi Penyebab Kecelakaan 

Pasca kejadian, pihak operator taksi Green SM menyampaikan pernyataan resmi dan akan bekerja sama dalam proses investigasi terkait kendaraan yang mogok di perlintasan.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) telah menyampaikan permintaan maaf dan memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pada aspek operasional dan sistem keselamatan perjalanan kereta.

Halaman:

Tags

Terkini