Tampilan sepeda terlihat futuristik dan elegan dengan motor penggerak terintegrasi di bagian bawah rangka serta baterai yang tersembunyi di dalam downtube yang memudahkan pengendara mendapatkan bantuan tenaga saat mengayuh.
Sepeda ini termasuk produk yang cukup laris di pasaran karena bisa digunakan untuk berbagai medan, termasuk jalur pegunungan hingga perkotaan.
Bukan produk sembarangan, harga sepeda elektrik Specialized Turbo Levo diperkirakan seharga Rp130 juta hingga Rp190 juta di pasaran Indonesia, tergantung pada spesifikasi dan komponen yang digunakan.
Baca Juga: Strategi Pemprov Jatim Hadapi Krisis Energi Global, ASN Diminta WFH dan Bersepeda ke Kantor
Bahkan untuk varian tertinggi, seperti seri Specialized S-Works, harganya bisa menembus lebih dari Rp250 juta.
Sepeda yang digunakan Ahmad Luthfi ini sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial, bahkan menuai kritik dari warga Jawa Tengah.
Beberapa menyayangkan sepeda Ahmad Luthfi yang dinilai terlalu mahal dan membandingkannya dengan kondisi jalan provinsi yang kurang mendapat pehatian dari pemerintah setempat.
Baca Juga: Gubernur Jatim Terapkan WFH Tiap Rabu Mulai April 2026, Khofifah Klaim Jadi Solusi Efisiensi BBM
"Sepedanya pak Gubernur lebih bagus dari jalan di Kebumen. Pantes sepedanya canggih supaya bisa tahan lewat medan susah, jalan berlubang terobos terus, nggak ngaruh," komentar salah satu netizen.
"Waduh, Pak gubernur viral karena sepeda e-bike seharga mobil, tapi jalan provinsi jelek-jelek. Rakyatnya suruh hemat BBM tapi pemimpinnya boros anggaran buat beli sepeda mahal," kritik warganet lainnya.
"Maksudnya gowes ke kantor, pak Gubernur malah dihujat gegara pakai sepeda mewah. Apa nggak kasihan kalau lewat jalan berlubang nanti rusak sepedanya? Semoga Bapak bisa lihat jalan-jalan rusak di daerah kami yang belum dapat perhatian pemerintah," tulis warganet lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!