KDM bahkan meminta maaf jika apa yang dilakukannya dalam membenahi Jawa Barat dibandingkan dengan wilayah lain yang ikut menyinggung kepala daerah setempat.
"Buat Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat. Saya mengucapkan terima kasih atas tantangannya," kata KDM dalam video yang diuunggah di akun Instagram @dedimulyadi71 pada hari Sabtu, 11 April 2026.
"Mohon maaf, saya mohon maaf jika apa yang saya dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain. Selama ini, saya melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa Barat. Tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain," ujarnya.
Dedi Mulyadi juga memahami tantangan setiap daerah, termasuk perbedaan kekuatan fiskal di Kalimantan Barat yang tidak bisa dibandingkan dengan Jawa Barat.
Dalam unggahan tersebut, KDM menyampaikan pesan sekaligus mendoakan Kalbar serta daerah lain di Indonesia memiliki kemampuan fiskal yang baik.
"Semoga kita bisa terus melayani masyarakat dengan baik, dan semoga ke depannya daerah-daerah tumbuh kemampuan fiskalnya dan hasilnya bisa bisa dirasakan bersama, mengalir ke daerah penghasil," tuturnya.
"Untuk itu, mari kita bersama-sama melangkah, memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat. Salam buat seluruh warga Kalimantan Barat, Semoga pak Wagub sehat dan Bahagia selalu," pesannya.
Repons KDM menuai tanggapan positif warganet. Banyak yang memuji perkataan sang gubernur yang dinilai lebih bijaksana, meski tak sedikit pula warganet yang menyinggung perkataan Wagub Kalbar.
"Aduh, siapa yang membandingkan, siapa yang kebakaran jenggot? Semangat pak Gubernur aing (KDM), itu kritik membangun pak Wagub, kalo Kalbar bisa sebagus Jawa Barat pasti bangga kan," tulis salah satu warganet.
"Sebagai warga Kalbar, saya malu. Itu kan warganya yang mengeluh, bukannya introspeksi tapi malah terkesan Gubernur Jawa Barat ikut disalahkan, angkuh pula bahasanya," imbuh warganet lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini