news

Donor Darah SMAN 2 Jember Berlangsung Tertib dan Antusias, 36 Pendonor Berpartisipasi

Kamis, 9 April 2026 | 16:27 WIB
Kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh unit ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) berlangsung sukses dengan suasana yang tertib dan penuh antusiasme, Kamis (9/4/2026). (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Kegiatan sosial kembali digelar di lingkungan pendidikan. Kali ini, aksi donor darah berlangsung di SMAN 2 Jember. Kegiatan tersebut melibatkan siswa dan masyarakat sekitar.

Acara berlangsung di aula sekolah pada Kamis, 9 April 2026. Suasana kegiatan terlihat tertib sejak awal hingga selesai. Antusiasme peserta juga tampak selama proses berlangsung.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh unit Palang Merah Remaja. Para siswa yang tergabung dalam PMR menjadi panitia utama. Mereka bertanggung jawab dalam seluruh rangkaian acara.

Baca Juga: Program Bunga Desaku Bantu Pendonor Tepat Waktu, PMI Jember Hadirkan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

Sebanyak 36 pendonor dinyatakan lolos skrining kesehatan. Proses seleksi dilakukan sebelum pengambilan darah. Hal ini bertujuan memastikan keamanan bagi pendonor.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti warga sekolah. Masyarakat di sekitar lingkungan sekolah turut ambil bagian. Partisipasi ini menambah jumlah pendonor yang hadir.

Acara dibuka oleh perwakilan kepala sekolah. Indra Setiawan menyampaikan sambutan di awal kegiatan. Ia menyoroti pentingnya kegiatan sosial bagi siswa.

Baca Juga: Jalan Penghubung RT di Kepatihan Jember Lumpuh Akibat Longsor, PMI dan BPBD Turun Tangan Lakukan Penanganan Cepat

"Kami sangat mengapresiasi semangat para siswa, khususnya anggota PMR. Kegiatan ini bukan sekadar aksi medis, tapi sarana pembelajaran karakter untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan jiwa kemanusiaan yang nyata," ujar Bapak Indra.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan komitmen. Kegiatan donor darah direncanakan menjadi agenda rutin. Tujuannya untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.

Keberhasilan acara tidak terlepas dari peran panitia siswa. Anggota PMR menjalankan tugas sejak tahap awal. Mereka melakukan sosialisasi hingga persiapan teknis kegiatan.

Selain itu, mereka juga mendampingi peserta selama proses berlangsung. Pendonor mendapatkan arahan sebelum dan sesudah donor. Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan.

Kerja sama juga terjalin dengan tim medis. Proses pengambilan darah dilakukan sesuai standar. Keamanan dan kesehatan peserta menjadi prioritas utama.

Sinergi antara siswa dan tenaga medis terlihat selama kegiatan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar. Tidak ada kendala berarti yang dilaporkan selama kegiatan berlangsung.

Halaman:

Tags

Terkini