news

5 Fakta Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang, Petugas Diduga Menolak Bantu Pakai APAR hingga Respons Pertamina

Minggu, 5 April 2026 | 09:00 WIB
Detik-detik motor terbakar di depan SPBU Kota Semarang (Instagram/@dinaskegelapan_kotasemarang)

Polisi yang tiba dilokasi kemudian meminta keterangan dan menyarankan pemilik motor untuk membuat laporan.

“Polisi ngasih solusi buat laporan ke polsek terdekat,” tulisnya lagi.

Baca Juga: Tuai Pro Kontra, Jusuf Kalla Justru Sarankan Pemerintah Naikkan Harga BBM untuk Mendorong Penghematan Energi, Publik Minta Pertimbangkan Hal Ini

4. Respons Pertamina

Menaggapi peristiwa tersebut, Area Manager Communications, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan akhirnya angkat bicara.

Ia mengungkapkan kronologi yang sebenarnya berdasarkan rekaman kamera CCTV di area SPBU.

Taufiq mengatakan, motor tersebut datang ke SPBU dalam kondisi mesin mati dan didorong oleh pemilik.

Usai mengisi BBM jenis Pertamax, motor kembali dituntun menuju pintu keluar SPBU.

“Di titik keluar inilah masalah muncul. Motor tidak kunjung menyala,” ungkap Taufik dalam keterangan resminya pada Sabtu, 4 april 2026.

Baca Juga: Akibat 2 Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Warga Aceh Panic Buying Serbu Pom Bensin

Taufiq menambahkan, pemilik motor bersama rekannya terlihat mengutak-atik. mesin hingga muncul percikan api.

Ia membeberkan, saat peristiwa tersebut terjadi, pandangan petugas terhalang oleh mobil pelanggan lain.

Taufiq menjelaskan, petugas langsung menjalankan SOP keselamatan usai mendengae teriakan minta tolong, yakni menghentikan aliran BBM dan mengamankan dispenser pengisian.

Selanjutnya, petugas berlari mengambil APAR dan menghampiri pemilik motor.

Taufiq juga merespons tudingan perkara biaya saat penggunaan APAR.

Halaman:

Tags

Terkini