news

Update Korban Air Keras Andrie Yunus, Jalani Operasi Mata Ketiga, Tim Dokter Temukan Kebocoran Bola Mata

Rabu, 1 April 2026 | 11:30 WIB
Kontras kecam aksi penyiraman air keras terhadap wakil koordinatornya, Andrie Yunus. (X/@niwseir)

SketsaNusantara.id - Kondisi korban penyiraman air keras kembali menjadi perhatian publik. Perkembangan terbaru menunjukkan adanya temuan serius dari tim medis. Penanganan intensif terus dilakukan di rumah sakit.

Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, masih menjalani perawatan di RSCM. Ia mengalami luka berat pada wajah dan mata. Tim dokter terus memantau kondisinya secara berkala.

Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, menjelaskan perkembangan terbaru. Ia menyebut pasien telah menjalani operasi mata kanan untuk ketiga kalinya. Operasi tersebut dilakukan pada 28 Maret 2026.

Baca Juga: Buntut Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus, Kepala BAIS TNI Mengundurkan Diri

Dari hasil tindakan medis itu, ditemukan kondisi yang memerlukan perhatian khusus. Kornea mata kanan disebut semakin menipis. Selain itu, terdapat kebocoran pada dinding bola mata.

"Selama operasi ditemukan permukaan kornea semakin menipis dan terdapat kebocoran pada dinding bola mata," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa, 31 Maret 2026 malam.

Untuk menangani kondisi tersebut, tim medis melakukan prosedur lanjutan. Penanganan dilakukan dengan menambal bagian bola mata. Jaringan yang digunakan diambil dari tungkai pasien.

Baca Juga: Profil Yudi Abrimantyo, Kabais TNI yang Mundur Buntut Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Pendidikan hingga Karier

Setelah itu, bagian tersebut ditutup menggunakan selaput konjungtiva. Langkah ini dilakukan untuk menjaga struktur bola mata. Proses penyembuhan terus dipantau oleh tim medis.

"Mata kanan sengaja ditutup sementara dengan penjahitan kelopak mata untuk melindungi dan mempertahankan bentuk bola mata selama proses penyembuhan," ucap dia.

Penutupan mata tersebut direncanakan berlangsung selama beberapa bulan. Tim dokter akan melakukan evaluasi lanjutan setelah periode tersebut. Hasil evaluasi akan menentukan langkah medis berikutnya.

Selain kondisi mata, luka pada bagian tubuh lain mulai menunjukkan perkembangan. Sebagian luka disebut telah menutup dan mengering. Proses pemulihan juga melibatkan tindakan cangkok kulit.

Area yang mendapat perawatan meliputi wajah dan leher bagian depan. Selain itu, dada, pundak, dan lengan kanan juga ditangani. Namun, masih terdapat bagian yang memerlukan tindakan lanjutan.

Tim medis menemukan adanya jaringan kulit mati di bagian leher belakang. Area tersebut direncanakan akan dibersihkan. Selanjutnya akan dilakukan cangkok kulit tambahan dalam waktu dekat.

Halaman:

Tags

Terkini