Dari sisi psikologis, kondisi pasien dinilai cukup stabil. Meski demikian, dukungan mental tetap diberikan. Hal ini dilakukan untuk membantu proses pemulihan secara menyeluruh.
Pihak rumah sakit menyatakan akan terus memberikan penanganan optimal. Proses perawatan dilakukan oleh tim multidisiplin. Mereka berasal dari berbagai bidang spesialis.
Di sisi lain, perkembangan kasus hukum juga berlangsung. Empat anggota BAIS TNI telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.
Para tersangka saat ini telah menjalani penahanan militer. Penahanan dilakukan sejak pertengahan Maret 2026. Proses hukum terhadap mereka masih berjalan.
Kasus ini masih menjadi perhatian berbagai pihak. Penanganan medis dan proses hukum berjalan bersamaan. Perkembangan terbaru terus dipantau oleh publik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
TNI Respons Isu Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Andrie Yunus, Penyelidikan Internal Ditegaskan Berjalan Transparan
Update Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus, TNI dan Polri Ungkap Informasi Berbeda Soal Terduga Pelaku
Tuntut Sidang Terbuka di Peradilan Umum! Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disorot, Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer dan Minta Transparansi
Update Kesehatan Andrie Yunus Usai Alami Penyiraman Air Keras, RSCM Ungkap Kondisi Terbaru