SketsaNusantara.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja mendadak ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan sejumlah tempat pada Kamis, 26 Maret 2026.
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi, tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan di tingkat pengecer sesuai dengan ketetapan pemerintah.
Dalam kunjungannya di salah satu SPBU strategis di Colomadu, Menteri Bahlil tampak berdialog langsung dengan operator SPBU dan para pengendara yang sedang mengantre.
Ia secara saksama memeriksa papan pengumuman harga guna mencocokkan angka yang tertera dengan regulasi terbaru.
"Saya bersyukur meski ada kondisi geopolitik, ada kejadian di Timur Tengah tetap saya bersyukur kepada Allah SWT, atas perintah Bapak Presiden untuk mengecek dan memastikan kebutuhan masyarakat terutama untuk BBM,"ungkap Bahlil Lahadalia dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.
"Pemerintah sudah berjanji tentang pasokan energi, cadangan energi kita dan juga harga," imbuhnya.
Menteri Bahlil menegaskan bahwa pemerintah terus memantau fluktuasi harga minyak mentah dunia.
Namun, ia menekankan bahwa prioritas saat ini adalah menjaga daya beli masyarakat agar tidak terbebani oleh kenaikan harga energi di dalam negeri.
Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada SPBU yang melakukan penyesuaian harga di luar koordinasi dengan Pertamina dan Kementerian ESDM.
Dalam kesempatan tersebut, ia menjamin stok BBM untuk mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang periode mobilitas tinggi.
Ia mengimbau pengelola SPBU untuk tetap memberikan layanan terbaik dan transparan kepada konsumen.