Namun demikian, faktor cuaca masih menjadi tantangan di lapangan. Kondisi mendung atau awan tebal dapat menghambat proses pengamatan. Situasi ini terjadi di beberapa wilayah pengamatan.
Hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah akan menjadi bahan sidang isbat. Pemerintah kemudian menetapkan awal Syawal berdasarkan data tersebut. Penetapan ini menjadi acuan resmi bagi masyarakat.
Bahtiar berharap hasil penetapan dapat memberikan kepastian bagi umat Islam. “Kami berharap penetapan 1 Syawal dapat memberikan kepastian bagi umat Islam untuk merayakan Idul Fitri secara bersama-sama,” ucapnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!