news

Dibayar Berapa? Sindiran Dennis Lim untuk Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM, Ingatkan soal Kematian hingga Pengadilan Allah di Akhirat

Senin, 16 Maret 2026 | 12:30 WIB
Potret Dennis Lim yang menyindir pelaku penyiraman air keras hingga singgung soal kematian dan 'pengadilan' Allah di akhirat (Instagram/kohdennislim)

"Buat yang nyuruh, yang gak suka kezolimannya ditentang, gak suka sama orang yang teriakin kebenaran, membela keadilan.
Maka punten ya, sampai kapanpun, akan selalu ada orang yang meneriakan kebenaran, amal ma'ruf nahi munkar, menegakkan keadilan. Entah dari siapapun itu, akan selalu ada," tandasnya.

Pendakwah yang akrab disapa Koh Dennis itu juga mengutip pernyataan dari Khalid bin Wahid r.a., salah satu panglima besar dalam sejarah Islam.

"Setiap kali akan berjihad, bedan perang, membela agamanya. Beliau selalu menyebutkan, Kami datang membawa pasukan yang amat sangat mencintai mati, sebagaimana kalian amat sangat mencintai kehidupan," tuturnya.

Dennis Lim menegaskan bahwa meski pelaku mungkin bisa lolos dari hukum manusia saat ini, mereka tidak akan bisa lari dari "Pengadilan Allah" di akhirat kelak.

Pesan tersebut menggambarkan tentang orang-orang yang berani memperjuangkan kebenaran, sekaligus mengingatkan tentang kematian dan keadilan sejati bagi pelaku kezaliman.

"Anggaplah kalian berhasil nyikirin semua orang yang pengen menentang kezoliman, yang pengen teriakin keadilan dan kebenaran. Terus kalian berjaya, menang, berhasil nyikirin mereka. Mau hidup berapa lama?" ujarnya.

"Bisa hidup seribu tahun lagi? Nanti malam juga belum tentu hidup kok. Ketika akhirnya nanti pengadilan Allah akan datang, kita sama-sama semua dijemput, dikumpulkan di hadapan Allah. Mau lari kemana? Selamat menikmati kezoliman yang sementara itu," tandasnya.

Sebelumnya, Dennis Lim juga sempat mengingatkan mengenai tindakan dan perkataan yang bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri.

Dalam acara dakwah yang ditayangkan pada hari Jumat, 13 Maret 2026, ayah 2 anak itu mengingatkan bahwa baik dan buruknya perbuatan di dunia akan mendapat balasan di akhirat.

"Segala sesuatu masalah itu diundang dari diri kita sendiri. Mungkin ngerasa punya jabatan terus bertingkah akhirnya rezekinya mati," kata Koh Dennis Lim dalam acara Asmaul Husna Metro TV.

"Kadang kita lupa bahwa lisan dan perbuatan bisa menjadi bumerang. Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai," pesannya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini