SketsaNusantara.id - Masjid Raya Sheikh Zayed Solo belum lama ini mengumumkan para pemenang Sayembara Desain Keranda Jenazah. Lomba ini menampilkan kreativitas para peserta yang punya nilai kemanfaatan bagi masyarakat.
Dari sederet para pemenang yang diumumkan pada hari Selasa, 3 Maret 2026 lalu, salah satu karya dari mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mencuri perhatian publik.
Dialah Robiantoro Rinto Wijaya. Mahasiswa Desain Interior ISI Solo itu berhasil meraih juara 2 dalam sayembara karena telah menciptakan inovasi keranda jenazah yang didesain ergonomis dan memudahkan para pengurus pemakaman.
Dilansir SketsaNusanatara.id dari akun Instagram @isi_surakarta, dijelaskan bahwa desain keranda jenazah karya Robi ini diciptakan di bawah bimbingan dosen Eko Sri Haryanto yang diharapkan memberikan kenyamanan bagi para pengusung serta tetap menjaga kehormatan jenazah.
"Keranda yang beredar di masyarakat umumnya belum memperhatikan distribusi beban yang baik dan aspek higienitas. Melalui desain ini kami mencoba menawarkan solusi yang lebih manusiawi bagi pengusung jenazah tanpa menghilangkan nilai sakral dalam prosesi pemakaman," ujarnya.
"Semoga karya yang dihasilkan dapat menjadi inspirasi dan kontribusi nyata dalam pelayanan umat," pesannya.
Jika dilihat lebih detail, keranda jenazah karya Robi ini didesain ergonomis dan nyaman buat para pengusungnya.
Keranda tersebut dilengkapi pegangan dengan bantalan spons khusus dan berbahan kuat seperti standar militer, sehingga tangan pengangkat tidak terasa sakit.
Di bagian bawah keranda juga terdapat roda untuk memudahkan mobilitas di area rumah sakit, atau ketika proses pemandian hingga penyolatan di masjid.
Menariknya, keranda tersebut didesai memiliki alas melengkung dan tali pengikat agar jenazah tetap stabil sehingga tak mudah bergeser saat diusung ke pemakaman.
Keranda ini dibuat dengan rangka stainless steel yang ringan, kuat, dan mudah dibersihkan. Bahan tersebut dipilih juga karena material tersebut terbilang mudah ditemukan di pasaran.