Minggu, 19 Juli 2026

Viral Mahasiswa ISI Solo Menang Juara 2 Sayembara Desain Keranda Jenazah yang Memudahkan Petugas Pemakaman, Netizen: Auto Dapat Amal Jariyah

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 13 Maret 2026 | 16:30 WIB
Potret Robiantoro Rinto Wijaya, mahasiswa ISI Surakarta menang sayembara desain keranda jenazah yang diadakan Masjid Syekh Zayed Solo, ciptakan inovasi yang memudahkan proses pemakaman (Instagram/isi_surakarta)
Potret Robiantoro Rinto Wijaya, mahasiswa ISI Surakarta menang sayembara desain keranda jenazah yang diadakan Masjid Syekh Zayed Solo, ciptakan inovasi yang memudahkan proses pemakaman (Instagram/isi_surakarta)

Uniknya lagi, keranda jenazah ini juga didesain agar memungkinkan alat-alat di keranda dibongkar pasang dengan mudah, bahkan dilengkapi sistem pop-up untuk memperingkas dimensinya.

Desain keranda jenazah ini menuai apresiasi dan sempat jadi perbincangan hangat di media sosial. Tak sedikit warganet yang memuji karya Robi ini bisa memudahkan para pengurus jenazah sekaligus menjadi ladang amal baginya.

"Gak cuma dapat hadiah tapi juga jadi ladang pahala, auto dapat amal jariyah karena memudahkan proses pemakaman orang meninggal," komentar salah satu warganet.

Baca Juga: Berat Badan Jenazah hingga 130 Kilogram, Damkar Jakarta Utara Bantu Prosesi Pemakaman dengan Menggunakan Alat Khusus ini

"Desain ergonomis menghadirkan keranda yang lebih nyaman, keren juga ini jadi distribusi beban seimbang, aman bagi jenazah selama proses pengangkutan, apalagi pake material yang lebih ringan," imbuh netizen lainnya.

Eko Sri Haryanto, selaku dosen pembimbing Rio menyampaikan bahwa proses perancangan dilakukan dalam waktu relatif singkat, yakni memakan waktu 3 hari.

Pengembangan konsep hingga penyusunan gambar desain yang dikerjakan Robi melalui diskusi dan konsultasi berkelanjutan dengan dosen pembimbing.

Melalui inovasi ini, desain keranda diharapkan tidak hanya menghadirkan fungsi yang lebih baik, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi para pengusung serta tetap menjaga kehormatan jenazah.

Inovasi ini mencerminkan peran institusi pendidikan seni dalam mendorong mendorong kreativitas melalui karya yang turut memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X