Dia mengapresiasi keterlibatan unsur Desa Tangguh Bencana (Destana) dan komunitas relawan dalam penyusunan peta risiko ini.
Hasil dari pertemuan ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) bagi sistem peringatan dini dan perencanaan pembangunan berbasis pengurangan risiko bencana di Kabupaten Jember ke depannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI