news

Sungai Pakel Meluap, BPBD Jember Gerak Cepat Tangani Pemukiman Warga yang Terendam Lumpur

Senin, 9 Maret 2026 | 09:05 WIB
Penyerahan bantuan logistik ke masyarakat terdampak bencana. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id – Cuaca ekstrem yang melanda Jember mengakibatkan munculnya luapan Sungai Pakel di Kecamatan Jelbuk pada Sabtu 7 Maret 2026 sore.

Insiden ini menyebabkan material lumpur dan gelondongan kayu masuk ke area pemukiman warga di Dusun Pakel, Desa Sucopangepok.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa personelnya telah diterjunkan ke lokasi sejak diterimanya laporan untuk melakukan penanganan darurat dan asesmen dampak.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Terjang Mayang, BPBD Jember: Dua Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

“Bencana ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih empat jam,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 9 Marey 2026.

Menurut Edy Budi Susilo, debit air Sungai Pakel yang meningkat tajam membawa material hanyutan hingga meluap ke rumah penduduk sekitar pukul 17.30WIB.

Endapan lumpur yang masuk ke rumah warga mencapai ketebalan sekitar 40 cm. Akibatnya, dua unit rumah terendam, yakni milik Bapak Edul Hatib (59) dan Bapak Masir (67).

Baca Juga: BPBD Jember Petakan 27 Titik Kerusakan Infrastruktur Pasca Bencana, Prioritaskan Rekonstruksi Dinding Penahan Tanah

“Total terdapat 7 jiwa yang terdampak, termasuk satu orang balita berusia 8 bulan,” paparnya.

Edy Budi Susilo menjelaskan bahwa sinergi antara BPBD, perangkat desa, dan masyarakat setempat telah berhasil memulihkan kondisi lingkungan.

“Petugas melakukan pemotongan kayu-kayu besar yang terbawa arus serta membantu warga membersihkan sisa lumpur,” imbuhnya.

Baca Juga: Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Warga Ambruk di Dua Kecamatan, BPBD Jember Salurkan Bantuan

Selain evakuasi material, BPBD Jember juga telah menyalurkan bantuan logistik darurat untuk masing-masing keluarga terdampak, yang meliputi paket sembako dan makanan siap saji, paket perlengkapan kebersihan dan sandang, dan tambahan paket lauk pauk.

Edy mengingatkan masyarakat, karena kondisi saat ini sangat tidak menentu diharapkan bisa waspada dengan potensi bencana yang bisa terjadi.

Halaman:

Tags

Terkini