news

Profil Aisyah Ar Rumy, Hafidz Cilik Asal Malang yang Berhasil Raih Juara 2 Dubai International Holy Qur'an 2026, Hafal 26 Juz Sejak Usia 10 Tahun!

Jumat, 6 Maret 2026 | 18:30 WIB
Potret Aisyah Arrumi, hafidz cilik yang menjadi juara 2 dalam kompetisi Dubai International Holy Quran Award 2026 (Instagram/dubaiquranaward)

SketsaNusantara.id - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra-putri Indonesia di kancah internasional. Kali ini datang dari seorang hafidz cilik asal Malang, Jawa Timur, bernama Aisyah Ar Rumy, yang berhasil meraih juara kedua dalam ajang Dubai International Holy Quran Award 2026.

Kabar ini ramai jadi sorotan publik dan menuai banyak apresiasi dari berbagai pihak. Tak hanya dari masyarakat Indonesia, ucapan selamat juga datang dari berbagai pihak, termasuk Duta Besar Indonesia di Abu Dhabi serta sejumlah figur publik seperti Irfan Hakim.

Tak sedikit yang jatuh dengan hafidz cantik itu dan penasaran dengan sosoknya yang ikut mengharumkan nama Indonesia. Berikut profil singkat Aisyah Arrumi dilansir SketsaNusantara.id dari berbagai sumber.

Aisyah Arrumi merupakan hafidz cilik asal Malang, Jawa Timur yang dipercaya menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam ajang Dubai International Holy Qur'an Award 2026.

Meski usianya baru 10 tahun, Aisyah telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menghafal Al-Qur'an. Ia diketahui telah menghafal 26 juz, sebuah pencapaian yang jarang dimiliki anak seusianya.

Baca Juga: Buah Hati Bakal Lolos dari Godaan Maksiat! Habib Umar bin Hafidz Rumuskan 3 Tahap Amalan untuk Anak Kecil

Saat ini Aisyah masih duduk di kelas IV SD Tahfidz Al-Qur’an Daarul Ukhuwwah, tempat ia menempuh pendidikan sekaligus memperdalam hafalan Al-Qur’an.

Sebelumnya, Aisyah adalah peserta Hafidz Indonesia 2024 yang ditayangkan di RCTI setiap bulan Ramadhan. Dalam ajang tersebut, Aisyah sempat mencuri perhatian karena kemampuan hafalan dan tajwidnya yang sangat baik hingga menuai decak kagum para juri.

Prestasi yang diraih Aisyah tentu tidak datang secara instan. Untuk menjaga dan memperkuat hafalannya, rutin latihan membaca 3 hingga 5 juza Al Qur'an berulang kali tiap harinya.

Tak hanya hafal Qur'an, Aisyah juga sudah fasih berbahasa Arab yang diajarkan sejak kecil. Kemampuannya ini membantunya lebih memahami bacaan Al-Qur'an.

Baca Juga: Dunia Hanya Permainan, Rhoma Irama Mengutip Ayat Al Qur'an dan Sampaikan Pesan Ini Tanggapi Konflik Israel-AS vs Iran

Aisyah kemudian mengikuti seleksi Dubai International Holy Qur'an Award (DIHQA) yang menjadi salah satu kompetisi tilawah dan hafalan prestisius di dunia.

Tak sendiri, Aisyah dibimbing di bawah arahan Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum saat mengikuti kompetisi hingga akhirnya berhasil meraih juara dua (kedua) dalam ajang Dubai International Holy Quran Award 2026.

Ia berangkat ke Dubai setelah dilepas oleh Bupati Malang, HM Sanusi pada 19 Februari 2026 lalu. Dalam kompetisi tersebut, Aisyah berhasil jadi finalis setelah bersaing mengalahkan 5.618 peserta dari 105 negara di dunia.

Halaman:

Tags

Terkini