Dilansir SketsaNusantara.id dari laman Khamenei.ir, Ayatollah Ali Khamenei lahir di Kota Mashhad, pada 19 April 1939.
Ali Khamenei merupakan putra kedua dari Sayyed Javad Khamenei yang merupakan ulama Islam setempat.
Lahir sebagai anak ulama, Ali Khamenei tumbuh dalam lingkungan yang religius.
Pendidikan Ali Khamenei
Ali Khamenei mengawal pendidikannyya di sekolah dasar tradisional untuk mempelajari huruf Alfabet dan Al Quran.
Selanjutnya, ia meneruskan studinya di Seminari Teologi Kota Mashhad, Soleiman Khan dan Nawwab.
Di sana, ia dibimbing oleh ulama besar hingga mempelajari kurikulum tingkat menengah seperti logika, filsafat hingga yurisprudensi Islam.
Saat Ali Khamenei menginjak usia 18 tahun, ia meneruskan studinya di tingkat tertinggi.
Sejak tahun 1958 hingga 1964, Ali Khamenei belajar di Qom dan mendapatkan pengajaran dari banyak ulama besar.
Namun ia akhirnya memutuskan kembali ke kampung halamannyya usai kondisi sang ayah kehilangan penglihatannya.
Perjalanan Politik Ali Khamenei
Sejak tahun 1960-an, Ali Khamenei telah aktif terlibat dalam gerakan menentang rezim saat itu, Shah Mohammad Reza Pahlavi.
Ia bahkan sempat masuk penjara beberapa karena aksinya tersebut.
Penyiksaan hingga kerasnya masa perjuangan itu yang kemudian membuatnya cukup keras menentang pengaruh Barat.