news

Diacak Ulang, Mensos Tegaskan Masyarakat Miliki Peran Usul Data Penerima Bansos

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:05 WIB
Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (SketsaNusantara.id)

Ia mencontohkan, pihaknya pernah turun langsung ke lapangan. Di mana sekitar 12 juta warga yang sebelumnya didatangi dan diajak berdialog secara langsung. Dari pengecekan lapang tersebut, akunya, ditemukan hampir dua juta orang yang dinilai tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.

Baca Juga: DPRD Jember Resmi Ajukan Fatmawati dari Fraksi NasDem sebagai Wakil Ketua, Gantikan Dedy Dwi Setiawan yang Sedang Terjerat Kasus Korupsi

"Selain itu, kerja sama dengan pemerintah daerah juga diperkuat untuk mempercepat validasi terhadap penerima manfaat di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Di sisi lain, pemerintah tengah menyiapkan digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos). Transformasi ini didukung aplikasi yang disiapkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Tim Percepatan Transformasi Digital Pemerintah guna memastikan transparansi dan ketepatan sasaran.

Menanggapi pertanyaan soal mekanisme di tingkat kelurahan dan desa, Gus Ipul menegaskan bahwa jalur partisipasi tetap dibuka sebagai penyeimbang.

Baca Juga: Intip Kemesraan Emil Dardak dan Arumi Bachsin Berburu Takjil di Masjid Agung Sunda Kelapa, Tetap Low Profile di Tengah Keramaian

Menurutnya, lurah atau kepala desa memang memahami kondisi warganya. Namun, tandas Wagub Jatim ini, masyarakat tetap diberikan ruang untuk melengkapi atau mengoreksi data melalui sistem yang tersedia.

"Artinya, setiap kita punya kesempatan untuk ikut memutakhirkan data ini agar makin solid dan tepat sasaran," pungkas Gus Ipul.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI

Halaman:

Tags

Terkini