news

KSR PMI Jember Gelar Mustang 2026, Regenerasi Kepemimpinan Demi Relawan Tangguh dan Organisasi yang Lebih Kuat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 19:30 WIB
Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Markas Kabupaten Jember resmi menyelenggarakan Musyawarah Tahunan Anggota (Mustang) pada Sabtu, 21 Februari 2026. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Korps Sukarela PMI Unit Markas Kabupaten Jember menggelar Musyawarah Tahunan Anggota atau Mustang pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Markas PMI Kabupaten Jember. Forum tersebut menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi relawan kemanusiaan.

Mustang digelar setelah para relawan menyelesaikan masa pengabdian lebih dari dua tahun. Agenda ini menjadi titik krusial dalam proses regenerasi kepemimpinan. Tujuannya memastikan roda organisasi tetap berjalan efektif dan terarah.

Baca Juga: Donor Darah Usai Tarawih, PMI Jember Siapkan Ribuan Tumbler Cantik untuk Jaga Stok Darah Selama Ramadhan

Dalam pelaksanaannya, Mustang membawa misi besar mencetak relawan yang tangguh. Tidak hanya kuat di lapangan, relawan juga diharapkan matang secara organisatoris. Penguatan struktur dan kapasitas menjadi fokus utama dalam forum ini.

Acara dibuka oleh pengurus PMI Kabupaten Jember, Narto, STP, MM. Ia didampingi Kepala Markas PMI Jember Imam Muslim. Turut hadir Kabid Pelayanan PMI Elvana Kusdijanto serta Ketua KSR Unit Markas Adam.

Dalam sambutannya, Narto menegaskan posisi strategis KSR Unit Markas di tengah masyarakat. "KSR Unit Markas PMI Kabupaten Jember adalah garda terdepan bagi kami. Oleh karena itu, personilnya harus tangguh secara individu, dan secara organisasi pun harus kuat," tegas Narto.

Baca Juga: Stok Darah PMI Jember Melimpah Jelang Ramadhan 1447 H, Capai 1.700 Kantong Berkat Strategi Masif dan Suvenir Sembako

Pernyataan tersebut menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia. KSR menjadi wajah pelayanan PMI dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Peran tersebut menuntut kesiapan fisik, mental, dan kemampuan teknis yang mumpuni.

Ketua KSR Unit Markas, Adam, menjelaskan bahwa Mustang bukan sekadar pergantian pengurus. Forum ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kesinambungan program kerja. Proses regenerasi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi ke depan.

Dalam forum tersebut, sejumlah mandat dirumuskan bagi kepengurusan mendatang. Salah satunya adalah penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dasar. Program ini ditujukan untuk menjaring bibit relawan baru yang berdedikasi.

Mandat berikutnya adalah peningkatan kapasitas melalui pelatihan lanjutan. Kegiatan ini bertujuan mengasah kompetensi spesifik anggota. Penguatan keterampilan teknis menjadi kebutuhan penting dalam penanganan situasi darurat.

Selain itu, penguatan tugas pokok dan fungsi juga menjadi prioritas. Setiap program kerja harus selaras dengan nilai kemanusiaan PMI. Sinkronisasi ini diperlukan agar aktivitas relawan berjalan terarah dan efektif.

Adam menegaskan bahwa kepengurusan baru diharapkan mampu menjalankan organisasi lebih baik. Fokus utamanya terletak pada peningkatan kapasitas anggota. Kesiapsiagaan relawan menjadi faktor kunci dalam pelayanan kemanusiaan.

Halaman:

Tags

Terkini