Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta dilaporkan sempat terganggu. Gangguan operasional ini berdampak pada jadwal perjalanan, terutama bagi penumpang yang hendak menuju bandara.
Perlintasan sebidang sendiri merupakan titik rawan kecelakaan apabila tidak dilengkapi dengan sistem pengamanan optimal atau apabila pengguna jalan tidak mematuhi rambu serta sinyal yang ada.
Insiden di Poris ini kembali mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas di kawasan perlintasan kereta api.
Hingga berita ini disusun, pihak berwenang masih melakukan proses pendataan dan penyelidikan.
Artinya, belum ada keterangan resmi mengenai faktor utama yang menyebabkan tabrakan, apakah karena kelalaian pengemudi, gangguan teknis, atau faktor lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!