Dzikri bahkan sempat tertangkap kamera pendaki lain saat berada dalam perjalanan turun, namun tak lama kemudian ia tak lagi terlihat dan terpisah dari rombongannya.
Teman-temannya yang lain tampaknya tak menyadari Dzikri tertinggal, dan meneruskan perjalanan hingga akhirnya kembali pulang ke rumah masing-masing dengan selamat.
Keluarga yang menyadari Dzikri belum pulang langsung panik dan melapor ke Pos Paltuding. Petugas dari BKSDA Jawa Timur bersama relawan dan tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian intensif secara mandiri di sekitar jalur pendakian.
Beruntung dalam waktu 12 jam sejak dilaporkan hilang, Dzikri akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Dalam video dokumentasi tim penyelamat, tampak Dzikri didampingi para relawan beristirahat sejenak sebelum dilakukan proses evakuasi.
Setelah proses evakuasi selesai, korban langsung dibawa ke Puskesmas Licin menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
"Alhamdulillah, pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Kawah Ijen telah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan sedang mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Licin untuk pemeriksaan serta pemulihan kondisi kesehatannya," begitulah pernyataan tertulis dalam video yang diunggah di akun Instagram resmi Kawah Ijen Indonesia.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi, serta kepada masyarakat yang turut memberikan dukungan dan doa," lanjutnya.
"Mari jadikan kejadian ini sebagai pengingat untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi prosedur pendakian, serta memastikan kondisi fisik dan perlengkapan sebelum melakukan aktivitas di kawasan pegunungan," pesannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini