Namun, hingga kini, pemerintah masih menahan detail isi perjanjian tersebut. Termasuk besaran tarif baru yang akan diterapkan terhadap produk ekspor Indonesia ke Amerika Serikat.
Airlangga menyebut, tarif produk ekspor ke AS telah mengalami penurunan dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen.
Ia meminta publik menunggu hingga seluruh proses perundingan selesai dan kesepakatan resmi diumumkan. Lawatan Presiden Prabowo ke Washington diharapkan menjadi titik krusial bagi arah baru hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!