Kamis, 4 Juni 2026

Misi Ekonomi Presiden Prabowo ke AS: Bertemu Donald Trump, Siapkan Kesepakatan Tarif Dagang dan Perjanjian Strategis Bernilai Besar

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 Februari 2026 | 18:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat akan bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat pada Senin, 16 Februari 2026.  (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo Subianto saat akan bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat pada Senin, 16 Februari 2026. (Instagram/presidenrepublikindonesia)

SketsaNusantara.id - Presiden Prabowo Subianto melakukan lawatan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat, Senin, 16 Februari 2026.

Keberangkatan dilakukan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Kunjungan ini menjadi sorotan karena membawa agenda besar di bidang diplomasi dan ekonomi.

Perjalanan tersebut dilakukan di tengah upaya pemerintah memperkuat kerja sama internasional serta membuka peluang strategis bagi pertumbuhan industri nasional.

Baca Juga: Peta Politik Jabar Bergerak, Dony Ahmad Munir Deklarasi Gabung Gerindra di Sumedang, Yel-Yel Prabowo 2 Periode Menggema

Lawatan ini juga dipandang sebagai langkah aktif diplomasi langsung Presiden untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam kunjungan kerja ini, Presiden Prabowo didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan kedua negara dan kerja sama strategis di berbagai sektor ekonomi.

Agenda utama dalam pertemuan tersebut meliputi pembahasan rantai pasok industri, peningkatan produktivitas, serta sejumlah perundingan dan perjanjian dagang. Lawatan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan posisi Indonesia dalam peta perdagangan global.

Baca Juga: Miskinkan Koruptor! Gibran Tegaskan Langkah Pemerintahan Prabowo Dorong Segera Disahkannya RUU Perampasan Aset

Sebelum bertolak ke Washington, Presiden Prabowo sempat memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu, 15 Februari 2026. Pertemuan tersebut berlangsung pada sore hari dan diungkapkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet.

Dalam unggahan itu, terlihat sejumlah menteri yang hadir, di antaranya Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Pertemuan ini disebut membahas strategi ekonomi dan langkah diplomasi yang akan diambil dalam kunjungan ke Amerika Serikat.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo dan Presiden Donald Trump dijadwalkan menandatangani kesepakatan tarif dagang Indonesia–Amerika Serikat. Penandatanganan agreement on reciprocal trade atau ART direncanakan berlangsung saat Presiden Prabowo menghadiri pertemuan Board of Peace pada 19 Februari 2026.

“Disampaikan bahwa Bapak Presiden rencananya akan menghadiri acara pada tanggal 19 Februari , dan di sekitar tanggal tersebut juga akan ada rencana penandatanganan ART, agreement on reciprocal trade,” kata Airlangga setelah rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 11 Februari 2026.

Kesepakatan ini dinilai menjadi bagian penting dari strategi penguatan perdagangan kedua negara.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X