Pemerintah menilai bahwa penguatan pengawasan serta profesionalisme dalam pengelolaan dapur haji akan berdampak positif terhadap kenyamanan jemaah secara keseluruhan.
Hal ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Sukses Peradaban yang dicanangkan Kementerian Haji dan Umrah.
Menutup rangkaian supervisinya, Gus Irfan kembali menegaskan pentingnya standar kualitas dalam setiap proses produksi makanan.
“Semua proses mulai dari area dapur hingga pengemasan harus memenuhi standar kualitas Nusantara yang membanggakan,” pungkasnya.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada aspek administratif dan teknis penyelenggaraan haji, tetapi juga memberi perhatian serius pada kebutuhan dasar jemaah.
Dengan kombinasi cita rasa Nusantara, bahan baku dalam negeri, serta pengawasan higienitas yang ketat, diharapkan jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, sehat, dan nyaman.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!