Amat Muzakhim beserta tamu yang berada dalam teras dalam keadaan baik-baik saja dan tidak mengalami luka.
Amat mengungkapkan bahwa dirinya sempat dibuat terkejut oleh tindakan pelaku yang tiba-tiba muncul melepaskan tembakan dan segera melaporkan kejadian ini ke polisi.
"Pelaku orang tidak kenal (OTK) mengenakan helm dan masker itu datang dan berhenti depan rumah dan langsung menembakkan ke arah saya, tapi meleset," ungkap Amat di hadapan awak media pada hari Minggu, 15 Februari 2026.
"Saya posisi duduk di teras, persis di depan rumah. Pelaku langsung masuk ke halaman dan nembak ke arah satu kali jaraknya sekitar 10 meter. (Pistol) keluarkan api, dan setelah itu orang tersebut langsung kabur. Tapi tidak ada luka, hanya proyektil sudah disita kepolisian," tuturnya.
Pria berusia 56 tahun yang akrab disapa Boim itu menceritakan bahwa pelaku datang sendirian dengan motor. Ia juga sempat ingin mengejar pelaku, namun membatalkan niatnya karena pelaku diduga membawa senjata api.
"Saya tangan kosong, sementara dia bawa pistol. Akhirnya saya tidak jadi mengejar (pelaku)," ujarnya.
Tak hanya itu, Amat juga menyebutkan ciri-ciri pelaku penembakan yang diperkirakan memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dengan postur tubuh sedang.
Hingga kini, motif penembakan tersebut masih belum diketahui. Amat menyebut bahwa selama ini ia merasa tidak memiliki masalah dengan siapa pun.
Namun, ia juga mengungkap bahwa dirinya tengah fokus mendampingi kasus dugaan penculikan seorang pedagang martabak yang masih dalam proses penanganan di Polda Jawa Tengah. Ia tidak bisa memastikan apakah hal itu ada kaitannya dengan insiden tersebut.
"Saya tidak tahu apa motifnya. Fokus saya memang masih mendampingi kasus penculikan itu, yang menurut saya ada indikasi salah tangkap dan salah informasi, tapi soal hubungan dengan kejadian ini, saya tidak bisa memastikan” katanya.
"Saya sudah sampaikan ke penyelidik, (bukti rekaman) CCTV ada dan sudah diserahkan. Kasus ini saya serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian," pungkasnya.
Menanggapi kejadian ini, aparat kepolisian dari Polres Pekalongan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).