news

Jember Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang hingga 26 Februari 2026

Minggu, 15 Februari 2026 | 11:36 WIB
Banjir yang m nerjang Kabupaten Jember menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Jember. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id – Pemerintah Kabupaten Jember resmi menetapkan status tanggap darurat bencana, menyusul musibah banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah. 

Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penanganan dampak bencana, baik yang berkaitan dengan pemulihan infrastruktur maupun pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan bahwa penetapan status ini didasarkan pada surat keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Bupati Jember.

Baca Juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bupati Gus Fawait Instruksikan Seluruh Elemen Pemkab Jember Siaga Satu

​"Bapak Bupati telah mengeluarkan surat keputusan tanggap darurat, terhitung mulai tanggal 12 hingga 26 Februari mendatang," ujar Edy dalam keterangannya.

​Dengan adanya payung hukum ini, Edy menegaskan bahwa seluruh lini pemerintahan di Jember kini bergerak dalam satu komando. BPBD bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta dukungan penuh dari jajaran TNI dan Polri, berkomitmen untuk bahu-membahu menuntaskan segala persoalan di lapangan. 

Fokus utama saat ini mencakup perbaikan infrastruktur yang rusak serta penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat.

Baca Juga: Tiga Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Jember Catat Puluhan Rumah Warga Terdampak

​Senada dengan hal tersebut, Pj. Sekda Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang menjadi pemicu utama bencana ini. Berdasarkan data rilis dari BMKG, intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Jember saat ini tercatat sebagai yang tertinggi dalam 20 tahun terakhir.

​"Rilis BMKG menunjukkan curah hujan kita sangat ekstrem, bahkan merupakan yang tertinggi dalam dua dasawarsa terakhir," ungkap Helmi.

​Meski situasi cukup menantang, Helmi menghimbau masyarakat agar tidak panik secara berlebihan namun tetap menjaga kewaspadaan tinggi. Helmi memastikan bahwa pemerintah daerah hadir sepenuhnya untuk mendampingi warga melewati masa sulit ini.

Baca Juga: Banjir masih Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Mayangan Gumukmas, BPBD Jember Salurkan Bantuan

​"Kami mengimbau semua masyarakat untuk tetap waspada, tapi tidak perlu terlalu khawatir. Tetaplah tenang, karena kami (Pemerintah Kabupaten) senantiasa hadir dan membersamai masyarakat untuk bersama-sama menghadapi masa tanggap darurat ini," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI

Tags

Terkini