SketsaNusantara.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air sejumlah sungai meningkat drastis.
Puncaknya, terjangan arus sungai yang sangat kuat menyebabkan sejumlah infrastruktur jembatan dilaporkan putus.
Jembatan putus termasuk jembatan penghubung penting yang ada di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi Jember, Jawa Timur.
Seperti dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, meningkatnya volume air mulai terlihat sejak sore hari pada Kamis, 12 Februari 2026 saat hujan lebat tidak kunjung reda di area hulu.
Arus sungai yang membawa material kayu dan sampah kiriman menghantam pondasi jembatan dengan tekanan besar.
Di Desa Jubung, warga melaporkan mendengar suara gemuruh sebelum struktur utama jembatan ambruk terseret arus yang sempat direkam warga.
Baca Juga: Jember Diterjang Banjir Luapan: 8 Kecamatan Terdampak, Ribuan Rumah Tergenang
Tak cuma membuat putusnya jembatan, besi penyangga jembatan juga ambruk hingga memicu kepanikan warga yang berteriak-teriak ketakutan.
Akibat putusnya jembatan, akses jalan yang biasa digunakan warga untuk mobilitas sehari-hari kini terputus total.
Warga terpaksa mencari rute alternatif yang lebih jauh karena jalur utama tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sementara itu warga sekitar, yakni lebih tepatnya warga Paseban, Rowotamtu berbondong-bondong mengungsi sebab khawatir terjadi banjir.
Sebab debit air bedadung terus naik dan merendam rumah disepanjang bantaran sungai.