Air pada Kamis malam sudah naik pada ketinggian lebih dari 1 meter sehingga warga dibantu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat berbondong-bondong mengungsi.
Orang tua dan ibu-ibu membawa bayi dan anak-anak disiapkan perahu karet untuk mempermudah proses evakuasi.
Sedangkan ternak-ternak warga juga iku di evakuasi untuk menyelamatkan mereka dari terjangan banjir.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Jember telah menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi kejadian.
Langkah-langkah darurat yang diambil meliputi pendataan kerusakan, koordinasi dengan Dinas PU Bina Marga untuk opsi pembangunan jembatan darurat, serta imbauan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sempat Hilang, BPBD Jember Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Aliran Sungai Bedadung
Dampak Banjir Bandang Jember Masih Terasa, PMI Salurkan 3.600 Liter Air Bersih ke Warga Desa Pakis Kecamatan Panti
Bertahan 12 Hari di Rooftop saat Banjir Bandang Aceh, Kisah Warga Kuala Simpang ini Viral dan Bikin Merinding
28 Relawan Ikuti Pelatihan Pertolongan Pertama PMI Jember, Disiapkan Hadapi Gempa, Banjir, dan Longsor dengan Standar Keselamatan Ketat
Banjir masih Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Mayangan Gumukmas, BPBD Jember Salurkan Bantuan