SketsaNusantara.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Jember kembali diguncang kabar memprihatinkan.
Seorang oknum guru berinisial FTR di SDN Jelbuk 02, Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember diduga melakukan tindakan di luar batas terhadap 6 orang siswanya yang masih duduk di bangku kelas 5 SD.
Tindakan intimidasi tersebut berupa 6 murid yang ditelanjangi didalam kelas dengan dalih penggeledehan setelah sang guru mengaku berkali-kali kehilangan uangnya di kelas tersebut.
Tindakan di luar batas oknum guru tersebut kali ini dipicu oleh kembali hilangnya uang pribadinya senilai Rp75.000.
Seperti dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, peristiwa ini bermula saat oknum guru tersebut menyadari uang simpanannya hilang.
Sebab mencurigai adanya keterlibatan siswa di kelasnya, oknum guru tersebut kemudian hendak menelanjangi sejumlah siswa namun karena ada yang protes akhirnya hanya 6 siswa yang ditelanjangi.
Keenam siswa tersebut diduga dipaksa untuk menanggalkan pakaian mereka hingga telanjang dengan dalih untuk membuktikan apakah uang tersebut disembunyikan di balik pakaian mereka.
Tindakan ini sontak memicu kemarahan dari para wali murid. Orang tua siswa merasa tindakan tersebut bukan hanya tidak mendidik, tetapi juga merupakan bentuk pelecehan dan kekerasan verbal serta mental terhadap anak di bawah umur.
Untuk itu sejumlah wali murid mendesak agar sekolah melarang FTR untuk mengajar lagi disekolah tersebut.
Menghadapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten (Kadispendik) Jember memanggil FTR dan melakukan pemeriksaan.
Hasilnya, FTR kini tak lagi mengajar di SDN 02 Jelbuk namun masih di nonaktifkan sementara untuk menunggu keputusan selanjutnya.
Kini Dinas Pendidikan Jember menggandeng KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) untuk mendampingi siswa yang trauma sebagai bagian dari trauma healing.