SketsaNusantara.id – Langkah berani Pemerintah Indonesia dalam isu Palestina kini tengah menjadi pusat perhatian dunia dan media-media barat.
Berbagai media internasional ramai memberitakan laporan bahwa Indonesia akan menjadi negara pertama yang mengirimkan pasukan keamanan ke jalur Gaza sebagai bagian dari misi stabilisasi pasca-konflik.
Laporan yang awalnya muncul dari media Israel, KAN News, dan kemudian dikutip secara luas oleh media global seperti The Guardian serta The Jerusalem Post.
Media-media tersebut menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara pertama yang memberikan komitmen jumlah pasukan secara spesifik di Jalur Gaza.
Media asing tersebut menyoroti bahwa kehadiran TNI di Gaza akan menjadi momen bersejarah, mengingat ini akan menjadi pasukan luar pertama yang menginjakkan kaki di wilayah tersebut sejak tahun 1967.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengonfirmasi bahwa Indonesia tengah menyiapkan sekitar 5000 hingga 8.000 personel atau setara dengan satu brigade.
Baca Juga: Terungkap, Siapa ‘Eric’ yang Diminta Prabowo Temui Donald Trump saat Mic Bocor di KTT Gaza
Kini pasukan tersebut tengah bersiap latihan intensif guna mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu dikirim secara resmi oleh pemerintah.
Pasukan ini kini siap berangkat ke Gaza sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian internasional dan pemberangkatannya masih menunggu koordinasi lebih lanjut.
Sedangkan juru bicara Kemlu menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam misi ini lebih fokus pada aspek humanitarian bukan dalam pelucutan senjata.
Fokus utama pasukan ini adalah menyediakan unit kesehatan dan teknik (Zeni) serta mengawasi garis gencatan senjata tanpa terlibat dalam pelucutan senjata pihak mana pun.
Dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, pengiriman pasukan ini merupakan tahap lanjutan keikutsertaan Indonesia pada Board of Peace dan bagian dari skema perdamaian Timur Tengah yang digagas Presiden AS Donald Trump.