Kendati demikian, orang tua murid tersebut menilai tidak semua SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) memberikan menu di bawah anggaran seperti yang diterima sang anak.
“Saya setuju Kak, karena nggak semua SPPG kayak gini. Banyak kok. yang amana, banyak yang melakukan dengan baik dan tidak memangkas hak anak bangsa yang seharusnya,” tulis pemilik akun saat menjawab komentar salah seorang netizen.
Ia pun berharap, kritik yang disampaikannya bisa menjadi masukan untuk SPPG terkait.
“Saya mewakili bunda-bunda yang lain, biar nanti ada perbaikan dari pihak SPPG-nya Bun. Kalau begini terus kasihan hak anak bangsa dipotong-potong sampai jadi Rp5 ribu,” ungkapnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!