news

Viral! Pesta Pernikahan Berujung Keracunan Massal, Lebih 100 Orang Keracunan Usai Konsumsi Es Buah, Diduga Berisi Furadan...

Selasa, 3 Februari 2026 | 12:41 WIB
Terjadi keracunan massal di pesta pernikahan, diduga adanya furadan pada es buah (Instagram/feedgramindo)

SketsaNusantara.id - Peristiwa keracunan massal terjadi di Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan pada saat mengikuti acara pernikahan di sana.

Pesta pernikahan yang seharusnya terbalut dengan kebahagiaan, justru berubah menjadi sebuah petaka yang menyebabkan keracunan massal.

Dimana para tamu pesta pernikahan usai mengkonsumsi es buah yang disajikan sekitar 10 menit kemudian merasakan gejala yang sama yakni pusing, kepala berputar, mual, serta rasa pahit yang masih tetap tertinggal di dalam mulut.

Baca Juga: Puluhan Siswa SMA Negeri 2 Kudus Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, Total Capai 97 Orang

Keracunan massal ini terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026, tepatnya yakni di salah satu rumah warga Desa Baruh Tabing.

Pada peristiwa keracunan massal terdapat 128 orang yang dilarikan ke rumah sakit. Namun saat ini 120 orang sudah diperbolehkan pulang, sedangkan 8 orang lainnya masih harus menjalani perawatan intensif.

Pasien yang masih dirawat intensif terdiri 4 orang anak yakni Nafiya Azahra, M. Fathan Arsya, M. Zaki, dan Hanifa Rusida. Sementara 4 orang lainnya dewasa yakni Norhayah, Lisnawati, Fathul Jannah, dan Aniah.

Baca Juga: 5 Fakta Insiden Keracunan Makanan di SMAN 2 Kudus hingga Puluhan Siswa Dirawat, Diduga karena Soto Ayam pada Menu MBG

Usai kejadian tersebut, kepolisian secara bergegas menyita dan mengambil sampel untuk diujikan di Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan. Sampel juga dikirimkan ke Laboratorium Tabalong dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Banjarbaru.

Es buah tersebut diketahui berisi buah pepaya, labu putih, nanas, biji selasih, dan sirup leci. Isu yang beredar keracunan massal ini diduga kesalahan saat menambahkan biji selasih justru furadan yang ditambahkan.

Seperti yang diketahui bahwa furadan itu sendiri merupakan sebuah insektisida dan nematisida, yang pada dasarnya isinya memang mirip dengan biji selasih.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Keracunan MBG di SMAN 2 Kudus, Siswa Alami Gejala Sejak Semalam hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Akan tetapi pihak kepolisian belum bisa membenarkan hal itu, karena hasil uji dari sampel yang telah dikirim ke laboratorium hingga saat ini masih belum dikeluar.

Hal ini dikarenakan proses pengujian sampel di laboratorium tentu harus sesuai SOP yang sudah ada, sehingga tidak bisa langsung diujikan dan harus melewati berbagai proses administrasi.

Akan tetapi pihak kepolisian akan terus melakukan penyidikan hingga penyebab keracunan massal ini bisa terungkap, dilansir SketsaNusantara.id dari Instagram @feedgramindo.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Tags

Terkini