SketsaNusantara.id - Pedagang es gabus viral Sudrajat, telah bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi atau KDM.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi membagikan momen pertemuannya dengan Sudrajat.
Dedi Mulyadi sempat menanyakan terkait usaha Sudrajat yang terpaksa tutup setelah ia dituding menjual es gabus menggunakan bahan berbahaya.
"Bapak sudah berapa hari enggak usaha?," tanya KDM, dilansir dari akun Instagram @dedimulyadi71
Sudrajat lantas menjawab bahwa dirinya sudah tidak berjualan selama empat hari.
Kakek-kakek pedagang es gabus ini kemudian curhat mengenai kesulitan biaya untuk membayar sekolah anaknya.
Baca Juga: Hotman Paris Siap Beri Bantuan Hukum Gratis kepada Penjual Es Gabus Pak Sudrajat
Kepada KDM, Sudrajat mengaku memiliki tunggakan membayar sekolah anaknya sebesar Rp1,5 juta.
"Rp1,5 juta, Pak. Udah empat bulan enggak bayar-bayar," aku Sudrajat.
Alih-alih langsung merasa iba, KDM justru merasakan kejanggalan. Pasalnya kata Dedi, sekolah negeri seharusnya gratis.
"Enggak mungkin pak sekolah negeri, SD, bayar Rp200 (ribu). Nanti saya cek sekolahnya," timpal Dedi Mulyadi.
KDM kembali menanyakan terkait tunggakan sekolah anak KDM.