"Bapak ini empat apa sebulan (tunggakan) sekolahan belum bayarnya?," tanya Dedi Mulyadi lagi.
Sudrajat lantas meralat jawabannya. Ia mengatakan bahwa tunggakan sekolah anaknya hanya satu bulan.
"Sebulan," akunya.
Sontak KDM pun menyadari bahwa Sudrajat baru saja membohonginya.
"Berarti Rp200 (ribu) dong, bukan sejuta setengah. Jangan ngarang! Gimana?," ujar Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat ini lantas mengingatkan Sudrajat untuk selalu jujur.
"Kalau ingin hidup maju harus jujur. Kalau kitanya tidak jujur, nanti dapet banyak susah dalam hidupnya," imbuhnya.
Mulanya, KDM berencana memberikan uang secara langsung kepada Sudrajat.
Namun karena ia sempat dibohongi Sudrajat, KDM pun mengurungkan niatnya.
Ia tetap memberikan uang untuk membantu melunasi hutang kontrakan dan sekolah anak Sudrajat, namun Dedi Mulyadi lah yang akan langsung memberikannya ke yang bersangkutan.
Dedi Mulyadi memberikan uang Rp10 juta dengan rincian untuk membayar hutang kontrakan sebesar Rp9.6 juta, membayar utang di warung untuk membeli beras Rp200 ribu, dan tunggakan sekolah anak Rp200 ribu.
"Langsung bayar kontrakannya sama saya. Takut enggak dibayarin," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Oknum Polisi dan Tentara Minta Maaf Setelah Viral Lakukan Tuduhan dan Pemukulan Terhadap Penjual Es Gabus Jadul di Kemayoran
Tak Hanya Dituding, Penjual Es Gabus Sudrajat Mengaku Dipukul dan Diperlakukan Kasar: Ditonjok, Disabet Selang, hingga Ditendang Oknum Aparat
Termasuk Bagian TNI, Nama Deddy Corbuzier Ikut Diseret Netizen Imbas Kasus Pedagang Es Gabus Viral: Jangan Gara-gara Seragam Mukulin Orang!
Hotman Paris Turun Tangan! Siap Pasang Badan Bela Penjual Es Gabus Kemayoran yang Dianiaya Oknum Polisi dan TNI