SketsaNusantara.id - Bapak penjual es gabus di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat tengah ramai menjadi sorotan.
Pedagang es gabus bernama Sudrajat itu dituding menggunakan bahan berbahaya seperti busa kasur atau spons cuci oleh aparat TNI dan Polisi.
Dalam video yang beredar di media sosial, aparat TNI yang mendatangi Sudrajat mencoba untuk membakar dan meremas es gabus demi membuktikan tuduhannya.
Baca Juga: 4 Hari Tak Berjualan, Sudrajat Pedagang Es Gabus Masih Trauma Usai Didatangi Aparat di Kemayoran
Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya lantas melakukan pemeriksaan dan uji laboratorium pada dagangan Sudrajat tersebut.
Hasilnya, es gabus buatan Sudrajat tersebut terbukti aman dikonsumsi.
Tak ada bahan berbahaya atau material busa seperti tuduhan aparat sebelumnya.
Terbaru, selain dituding menggunakan bahan berbahaya pada dagangannya, Sudrajat juga mengalami kekerasan.
Seperti dilansir dari akun Instagram @putrimayarumanti, Sudrajat mengaku pusing lantaran dipukuli.
"Bapak sakit agak pusing kenapa?" tanya Putri Maya.
"Gara gara dipukulin ama die," jawab Sudrajat.
Mantan aspri Hotman Paris ini kembali memastikan siapa oknum yang memukuli Sudrajat.